Ini Dia Mitos Seks yang Wajib Diketahui!

Ini dia mitos seks yang wajib diketahui (Foto: Corbis)
TAK bisa dipungkiri, seks selalu ada di pikiran kita sepanjang waktu. Seks membuat kehidupan rumah tangga kian harmonis. Meski begitu, mitos-mitos mengenai seks terus saja berkembang di sekitar kita. Anehnya, hingga kini masih banyak orang yang mempercayainya.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai mitos-mitos seks masih sangat populer di masyarakat, inilah pembahasan Askmen:

Setelah usia tertentu, seks menjadi tidak penting

Mitos yang satu ini tidak bisa dikatakan benar. Karena pada kenyataannya seks merupakan salah satu aspek penting dari kesehatan fisik dan emosional bagi orang dewasa dari segala usia, bahkan di tahun-tahun emas mereka. Sementara, beberapa orang percaya bahwa penurunan libido merupakan bagian alami dari penuaan.

Kehilangan hasrat seksual dapat berhubungan dengan sejumlah faktor lainnya termasuk kekurangan hormon, depresi, gangguan kecemasan, efek samping pengobatan, perubahan hubungan, hambatan komunikasi, atau kehilangan pasangan.

Ejakulasi dini beri efek samping bagi pria dewasa

Banyak pria mengeluh terhadap kehidupan seks mereka, pasalnya perbedaan hasrat seksual kedua pasangan menjadi pemicu terjadinya ejakulasi dini. Sebab, pria memiliki 20-40 persen lebih banyak hormon testosteron dibandingkan wanita.

Beberapa pria menemukan, bahwa ejakulasi dini dimulai pada awal kematangan seksual. Ejakulasi dini pada pria yang berusia 30 tahun atau lebih tua adalah gejala disfungsi ereksi atau kelelahan, depresi, kegelisahan, atau gejala neurologis.

Bagi pria, tingkat testosteron di dalam tubuh cenderung menempel selama mereka hidup. Sedangkan hormon testosteron pada wanita mengalami perubahaan drastis ketika mereka memasuki periode menstruasi dan tengah memiliki anak.

Viagra adalah jawabannya

Banyak orang percaya viagra dan obat-obatan lainnya yang serupa adalah langkah terbaik untuk membantu kehidupan seks mereka. Padahal, yang sebenarnya adalah bagi banyak orang obat ini bukan pilihan yang layak.

Hadirnya obat-obatan ini bisa memberikan dampak yang bisa merugikan kesehatan. Selain itu, banyak orang dengan kondisi kesehatan yang buruk, seperti penderita hipertensi dan diabetes, tidak bisa mengonsumsi obat-obatan ini karena memiliki potensi efek samping yang serius atau kontraindikasi dengan obat lainnya.

Jadi, jangan sembarangan mengonsumsi obat jika Anda tak ingin efek sampingnya merugikan kehidupan Anda!

Ukuran Mr P

Setiap pria mungkin tidak percaya diri dengan ukuran penisnya yang dianggap kurang panjang atau besar, namun perlu Anda ingat bahwa ukuran bukanlah barometer untuk kedewasaan.

Jika ingin menikmati sesi bercinta yang mengagumkan, maka Anda perlu menyiasatinya dengan berbagai cara, misalnya bisa dengan mengganti posisi bercinta. Jadi yang sebenarnya adalah, ukuran bukan segalanya.(nsa)